Tentang Situs Ini



Situs ini didedikasikan kepada Anda para pembaca sebagai perpustakaan maya karya tulis Eben Ezer Siadari disamping sebagai layanan informasi tentang jasa profesional kepenulisannya bagi yang membutuhkan. 



Eben Ezer Siadari memulai karier sebagai wartawan ekonomi dan bisnis dua dekade lalu, sebelum menjadi penulis independen (freelance writer) purnawaktu, dengan fokus sebagai writer dan co-writer otobiografi, biografi, memoar serta menangani penulisan buku profil perusahaan dan laporan tahunan korporasi.


Karier jurnalistiknya dimulai di majalah Warta Ekonomi tempat dimana ia kemudian menjadi managing editor, sebelum menjadi pemimpin redaksi Majalah WartaBisnis, BisnisKita dan Majalah DUIT!. Sebagai wartawan ia telah menulis ratusan laporan jurnalistik, mewawancarai berbagai tokoh birokrat, pengusaha, akademisi hingga entrepreneur menengah dan kecil. 


Dalam 10 tahun terakhir karya-karyanya sebagai penulis, penyunting dan contributing writers adalah:
 Ia juga merupakan associate editor untuk buku karya Jansen Sinamo sebelumnya, 8 Etos Kerja Bisnis dan 8 Etos Keguruan, keduanya diterbitkan Institut Darma Mahardika (2009 dan 2010). Pengetahuan dan wawasan kepenulisan dan penyuntingan ia dapatkan selama mengikuti pendidikan di Advanced Course for Practical Journalism, Thomson Foundation, Cardiff, Wales atas beasiswa Pemerintah Inggris pada tahun 1994. Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung (1990) ini juga adalah peserta International Visitor Program (IVP) angkatan 1997 di Washington, AS, yang diselenggarakan oleh United States for Information Agency (USIA), Amerika Serikat. Lahir di Sarimatondang 27 Juli 1966, kini ia dan keluarga tinggal di Ciputat, Tangerang, Banten.

Jika membutuhkan jasa kepenulisan atau informasi yang terkait dengan hal tersebut, dapat menghubungi kami di ebenezersiadari@yahoo.com.

20 comments:

intan lidya lumbantoruan said...

Boleh kami dapat tarif jasa profesionalnya? Saya juga sudah kirimkan pertanyaan ini ke ke alamat email bapak. Terimakasih.

Intan Lumbantoruan

Eben Ezer Siadari said...

Terimakasih banyak Bu. Sudah kami jawab via email. Masih bisa didiskusikan.

Jaberkat Purba said...

Pak Eben,
dimana saya bisa mendapatkan buku:
Teologi Kerja Modern dan Etos Kerja Kristiani (Institut Darma Mahardika, 2011) dan Mansen Purba SH, Guru Saya Marsimalungun (Bina Budaya Simalungun, 2008).

Terimakasih dan Sukses terus dalam karya jurnalistiknya.

Eben Ezer Siadari said...

@Pak Jaberkat Purba:
Untuk memperoleh buku Teologi Kerja Kristiani silakan kunjungi toko buku Gramedia terdekat, Pak. Tapi cara lain bisa dengan langsung menghubungi Institut Darma Mahardika di 021 4801514 up Pak Sapardi atau ke Pak Jansen Sinamo di 0811940709.

Buku Mansen Purba SH, Guru Saya Marsimalungun diterbitkan oleh CV Bina Budaya Simalungun. Tampaknya buku tersebut tidak beredar lagi sekarang.

Terimakasih banyak.

ruth said...

Pak Eben, saya suka sekali membaca tulisan2 Pak Eben tentang masa kecil dan tentang kampung halamannya Sarimatondang. Apa sudah ada bukunya? Saya ingin sekali melihat versi cetaknya, selain versi onlinenya selama ini. Btw, kok sudah agak lama blog the beautiful sarimatondang tidak diupdate ya? Kangen lho kita.

alim kasimo said...

Kalau mau mendapatkan buku Teologi Kerja dimana ya?

Alim

Boyke Wanda said...

Saya sudah berulangkali mencari buku The Ciputra Way di Gramedia. Di katalognya ada tetapi ketika saya cari di rak sudah tidak ada. Ketika saya tanyakan kepada staf mereka, dikatakan bhw bukunya sudah tidak tersedia di toko tsb, tetapi kalau mau indent bisa, nanti akan ditelepon bila sudah ada. Apakah bisa minta tolong supaya disampaikan hal ini kepada penerbitnya?

Pipit Maswati said...

Berapa tarif jasa membuat sebuah buku otobiografi?

Susilo Martin said...

Ingin belajar menulis biografi dan otobiografi. Ada buku yang Bapak sarankan untuk dibaca?

Terimakasih

Beni Kus said...

Apakah saya dapat memesan buku Teologi Kerja melalui Bapak?

Eben Ezer Siadari said...

Terimakasih telah menyempatkan meninggalkan komentar di web ini. Berikut jawaban yang kami berikan:

@Ruth: Buku The Beautiful Sarimatondang belum ada. Untuk sementara harus puas dengan membaca versi online-nya. Tapi dalam waktu yang tidak lama lagi, pasti akan dibukukan. Doakan ya.

@Alim Kasimo dan Beni Kus: Untuk saat ini, jawabannya masih tetap sama dengan jawaban kami kepada Pak Jaberkat.

@Boyke: Saya juga punya pengalaman serupa. Ini memang harus kita maklumi. Meskipun buku The Ciputra Way termasuk bestseller (sudah memasuki cetakan ke-10) tetapi karena tahun penerbitannya sudah cukup lama (tahun 2006), sangat wajar jika ia tidak dipajang lagi. Barangkali memang sebaiknya harus sabar mendaftarkan diri di daftar indent!

@Pipit Maswati: Sangat dapat dinegosiasikan. Penulisan otobiografi terutama sangat didasarkan pada chemistry antara penulis utama dan kami sebagai co-writer-nya. Juga harus ada suatu timeline seberapa lama pengerjaannya. Dan ini tentu ditentukan oleh kerjasama kedua belah pihak. Pengalaman kami selama ini, tarif tidak pernah menjadi penghambat tidak terwujudnya sebuah buku. Biasanya hambatannya pada faktor lain. Terimakasih sudah menanyakan.

@Susilo: Tiap orang tentu punya buku favorit. Saya pertama kali tertarik menulis biografi setelah membaca buku otobiografi Sukarno yang di co-writer-i Cindy Adams. Saat ini saya sedang membaca buku biografi P.K Ojong.

Belum lama ini, saya juga sempat intens membaca buku memoar Pak Probo. Saya juga menyarankan Anda membaca buku Life is so Good karya George Dawson dan Richard Glaubman. Sangat menarik buku ini.

olivia manurung said...

Kapan ada buku my beautiful sarimatondang? sudah ndak sabar mengoleksinya!

Gamaliel said...

Mohon info dimana mau mendapatkan buku To See the Unseen. Terimakasih

Ami Ristyono said...

Aku sdh baca cerita-cerita di buku Ortu Kenapa Sih? Sampai sekarang tetap terbayang cerita tentang ransel pilihan ibu. Kalau anakku ingin dibelikan sesuatu dan dia menolak aku yg memilihkannya, aku langsung ingat cerita ransel pilihan ibu. Sungguh bacaan yang mengharukan. Salut Pak.

Winata Mardi said...

Tulisan-tulisan di blognya bagus-bagus Pak. Salut!

Riana Sandy said...

Mengharukan sekali cerita tentang membuat dodol itu Bang. Touchy.

Tiomina Pardosi said...

Boleh tahu buku-buku apa yang disarankan untuk dapat belajar menulis biografi?

Salam kenal

Tiomina

Urbanus said...

Saya punya teman seorang pengusaha sukses dan juga politisi di Pontianak. Menurut saya dia perlu dituliskan biografi perjalanan hidupnya. Sangat menarik cerita beliau, from zero to hero dan sangat kental dengan perjuangan sebagai putra daerah. Saya ingin merekomendasikan anda untuk menjadi salah satu kandidat penulis. Mohon saya diinfokan berbagai hal tentang proses pengerjaannya mengingat beliau lebih banyak berada di Kalimantan. Juga mengenai budgetnya. Saya kirimkan juga permohonan ini ke alamat email Anda. Tapi belum ada jawaban.

Eben Ezer Siadari said...

Dear friends, mohon maaf kalau baru kali ini sempat menjawab komentar dan pertanyaan. Terimakasih sudah singgah di sini. Berikut ini jawaban dan komentar saya:
@Olivia Manurung: buku the beautiful sarimatondang masih dlm kawah candradimuka. sudah banyak juga yg menanyakan. terimakasih utk perhatiannya ya.
@Gamaliel: Mungkin di toko buku sudah tidak ada lagi. Di perpustakaan kampus atau perpustakaan nasional mungkin bisa didapat fotokopinya.
@Ami Ristyono: terimakasih atas apresiasinya. Ketika menuliskan kisah itu, yg saya pikirkan juga persis seperti yang anda pikirkan.
@Winata Mardi dan Riana Sandy: terimakasih loh.
@Tiomina: Jawaban saya kepada Susilo Martin kelihatannya menjawab pertanyaan Anda, sbb:Tiap orang tentu punya buku favorit. Saya pertama kali tertarik menulis biografi setelah membaca buku otobiografi Sukarno yang di co-writer-i Cindy Adams. Saat ini saya sedang membaca buku biografi P.K Ojong.

Belum lama ini, saya juga sempat intens membaca buku memoar Pak Probo. Saya juga menyarankan Anda membaca buku Life is so Good karya George Dawson dan Richard Glaubman. Sangat menarik buku ini.
@Urbanus: senang berkenalan dgn bapak. Semoga lain kali dapat berhasil kerjasama kita ya.

Riyanthi Sianturi said...

Hohoho...ternyata sudah pindah ke mari ya bang, segera aku bookmark situsnya :) Tetap berkarya... Horas